Operator STINBA Ikuti Sosialisasi Pelaporan BKD SISTER PTKIS Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Dipublikasikan pada: 16 October 2026 • Kategori: Berita Kampus
Operator STINBA Ikuti Sosialisasi Pelaporan BKD SISTER PTKIS Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

SEMARANG, STINBA– Operator Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nur Banyumas (STINBA), M. Khoirul Umam, S.Kom., mengikuti kegiatan Sosialisasi Pelaporan Beban Kerja Dosen (BKD) melalui Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di lingkungan Kopertais Wilayah X Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Kamis–Jumat, 15–16 Oktober 2026, bertempat di Quest Hotel Simpang Lima Semarang.

 

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Sekretaris Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Dr. KH. Anasom, M.Hum. Adapun materi teknis pelaporan BKD melalui SISTER disampaikan oleh Imam Khoirul Ulumuddin, M.Pd.I., yang memberikan pemahaman mengenai ketentuan, prosedur, serta langkah-langkah pengisian BKD secara tepat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Dalam pemaparannya, Imam Khoirul Ulumuddin menjelaskan bahwa pelaporan BKD merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas profesional dosen sekaligus instrumen untuk memantau pemenuhan beban kerja dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi. Oleh karena itu, dosen dan pengelola administrasi perguruan tinggi perlu memahami mekanisme pelaporan agar proses pengisian, penilaian, hingga penerbitan hasil penilaian dapat berjalan dengan baik.

Salah satu materi utama yang dibahas adalah siklus pelaporan BKD melalui SISTER, yang meliputi penarikan data kinerja, pengisian laporan oleh dosen, penilaian oleh asesor, perbaikan berdasarkan catatan asesor, serta finalisasi dan pencetakan hasil penilaian. Pemahaman terhadap setiap tahapan tersebut diperlukan agar dosen dapat melaksanakan pelaporan secara sistematis dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

 

Materi sosialisasi juga menekankan pentingnya kesiapan data portofolio dosen sebelum melakukan pengisian BKD. Data pendidikan yang bersumber dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), serta data penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kegiatan penunjang yang tercatat dalam portofolio SISTER, perlu dipastikan kelengkapan dan kesesuaiannya. Dokumen pendukung, seperti surat keputusan mengajar, surat tugas, presensi, dan laporan kegiatan, juga harus disiapkan dalam bentuk digital yang jelas dan mudah diverifikasi.

 

Selain itu, peserta mendapatkan penjelasan mengenai kesalahan yang kerap terjadi dalam pelaporan BKD, di antaranya dokumen pendukung yang tidak terbaca, tautan bukti kegiatan yang tidak dapat diakses, data pengajaran yang belum sesuai, serta pengisian yang dilakukan mendekati batas akhir pelaporan. Ketelitian dalam memeriksa data dan kelengkapan bukti menjadi faktor penting untuk menghindari kendala pada tahap penilaian asesor.

 

Aspek lain yang turut menjadi perhatian adalah pemenuhan beban kerja dosen sesuai ketentuan yang menjadi acuan dalam materi sosialisasi. Berdasarkan Pedoman Operasional Beban Kerja Dosen Tahun 2021 yang dibahas dalam materi, beban kerja dosen pada umumnya berada pada rentang 12–16 SKS per semester, dengan ketentuan pemenuhan bidang tridarma dan kegiatan penunjang sesuai kategori serta kondisi dosen yang bersangkutan.

 

Bagi dosen yang sedang menjalani tugas belajar, pelaporan tetap perlu dilakukan dengan melengkapi data tugas belajar dan laporan perkembangan studi. Sementara itu, dosen yang menjalani izin belajar tetap melaporkan pelaksanaan kegiatan tridarma sebagaimana ketentuan yang berlaku. Hal ini menunjukkan bahwa pelaporan BKD perlu disesuaikan dengan status dan kondisi masing-masing dosen.

 

Keikutsertaan M. Khoirul Umam, S.Kom., dalam kegiatan ini menjadi kesempatan bagi STAI An-Nur Banyumas untuk memperkuat pemahaman teknis pengelolaan pelaporan BKD melalui SISTER. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat mendukung peran operator perguruan tinggi dalam membantu dosen mempersiapkan data, mengidentifikasi kendala administrasi, serta berkoordinasi dalam memastikan kelancaran pelaporan BKD di lingkungan STINBA.

 

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan pengelolaan pelaporan BKD di lingkungan perguruan tinggi semakin tertib, akurat, dan tepat waktu. Pemahaman yang baik terhadap sistem dan prosedur pelaporan juga diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu tata kelola perguruan tinggi serta pengembangan profesionalisme dosen secara berkelanjutan.

 

STAI An-Nur Banyumas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan administrasi akademik dan mendukung pemenuhan kewajiban dosen melalui pengelolaan data yang tertib, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.